MIUI 9 STABLE BAKAL HADIR AKHIR OKTOBER

Cnnteknologi.net – Pada tanggal 28 Agustus 2017 lalu, Xiaomi secara resmi telah merilis MIUI 9 Closed Beta untuk gelombang ketiga. Seperti yang telah dilaporkan sebelumnya bahwa pada gelombang ketiga ini seharusnya semua smartphone Xiaomi telah mendapatkan MIUI 9.


Faktanya, Mi 1, Redmi 2A dan beberapa smartphone Xiaomi lainnya belum mendapatkan update MIUI 9 tersebut. Alasan yang dilontarkan oleh Xiaomi adalah terkendala masalah hardware dari smartphone tersebut yang tidak cukup kuat untuk mengakomodasi upgrade sistem operasi ini.

Baca: XIAOMI MI A1. SMARTPHONE ANDROID ONE DARI XIAOMI DENGAN DESAIN FULL SCREEN

Semua smartphone Xiaomi yang masuk gelombang ketiga ini adalah sisa dari update MIUI 9 gelombang pertama dan kedua. Namun, upgrade MIUI 9 bisa dikatakan berjalan cukup cepat dan diperkirakan akan terus berlanjut hingga Xiaomi meluncurkan Developer ROM (open beta) untuk publik dalam dua minggu ke depan.

Setelah selesai dengan open beta dari MIUI 9 Developer ROM, selanjutnya produsen smartphone asal Cina ini akan terus bergerak dengan meluncurkan MIUI 9 versi Stable. Pertanyaannya, kapan MIUI 9 versi Stable ini akan hadir?

Baca: LG Q6 MASUK PASAR INDONESIA. BERAPA HARGANYA ?

Menanggapi pertanyaan tersebut, Huang Long In selaku VP Marketing Xiaomi berkomentar bahwa MIUI 9 versi Stable biasanya akan tersedia sekitar dua bulan setelah rilis versi MIUI yang baru. Huang juga menambahkan bahwa Xiaomi tak mau terburu-buru.

Alasan yang dilontarkan oleh Huang terkait dengan hal ini pun cukup masuk akal, yakni Xiaomi tidak ingin mendorong ROM versi stabil yang nantinya justru menimbulkan banyak masalah, seperti timbul bug misalnya.

Meskipun Huang tidak menyebutkan secara detail waktu peluncurannya, kemungkinan besar MIUI 9 Stable ROM secara resmi akan hadir pada akhir Oktober atau awal November 2017. Tak sedikit yang memprediksi, Mi 6 dan Mi 5X adalah smartphone yang pertama kali akan mendapatkan MIUI 9 Stable ROM.

(sumber: beritateknologi.com)

INILAH KELEBIHAN ANDROID OREO DIBANDINGKAN ANDROID NOUGAT


Cnnteknologi – Google resmi mengumumkan penerus Android Nougat tepat pada momen Gerhana Matahari total, 21 Agustus 2017 lalu. Biskuit cokelat Oreo resmi dipilih sebagai nama sistem operasi Android 8.0 tersebut. Membawa banyak pembaruan dan fitur menarik, apakah Android Oreo jauh lebih baik dari Android Nougat?

Tentu saja ya. Untuk membuktikan jawaban tersebut, kami akan menjelaskan secara terperinci dalam dua bagian, yakni peningkatan skala kecil (minor) dan peningkatan skala besar (mayor).

Peningkatan minor

Android Oreo datang dengan perubahan tampilan. Walau tak signifikan, namun nyatanya berhasil membuat tampilan Android Oreo jadi lebih segar. Beberapa tampilan yang mengalami perubahan adalah Home Screen, Notifikasi, App Drawer, Menu Setting, Menu Storage, dan Menu Battery.

Tak hanya membawa perubahan tampilan, Android Oreo juga membawa sejumlah fitur menarik. Beberapa ada yang baru, namun ada pula fitur lama yang diperbarui dimana kemampuannya jadi lebih baik dari Nougat. Beberapa fitur tersebut antara lain:

Autofill


Pada pembaruan kali ini, Android menghadirkan fitur baru bernama Autofill. Fitur ini berfungsi untuk menyimpan data dari setiap form yang pernah kita isi, seperti data username, password, alamat, dan lain sebagainya. Jadi ketika kita mengisi form dengan format yang sama, sistem akan menampilkan beberapa informasi yang telah tersimpan sehingga form akan terisi secara otomatis, tidak perlu menulis ulang.

Fitur ini sejatinya telah tersedia pada web browser Chrome dan kini Google berhasil mengimplementasikannya pada aplikasi berbasis Android. Untuk mengaktifkan fitur ini, pengguna dapat pergi ke menu settings > system > languages & input > advanced > input assistance > autofill service.

Smart Text Selection


Android juga memperbarui kinerja Text Selection. Ya, fitur Text Selection pada Android Oreo dapat mengenali format text dan memberikan beberapa opsi. Semisal ketika kita memilih text dengan format alamat, fitur Text Selection akan memberikan opsi untuk membuka Google Maps.

Contoh lainnya ketika kita memilih karakter dengan format nomor telepon, Text Selection akan memberikan opsi khusus untuk langsung menelepon nomor tersebut. Dapat dipastikan Text Selection pada Android Oreo jauh lebih pintar dari Android Nougat.

Picture-in-picture


Awalnya fitur Picture-in-picture hanya tersedia pada Android TV, namun kini Android berhasil menghadirkan fitur menarik ini pada perangkat smartphone dan tablet. Fitur Picture-in-picture menawarkan pengalaman multitasking yang begitu sempurna.

Bagaimana tidak, dengan fitur ini pengguna dapat menonton atau streaming video sembari melakukan kegiatan lainnya. Fitur ini merupakan fitur baru dan yang belum atau tidak akan tersedia pada Android Nougat.

Emoji


Tak berhenti di situ saja, Android Oreo juga menawarkan emoji yang jauh lebih banyak dari Android Nougat. Mulai dari emoji ekspresi wajah, emoji binatang, emoji kendaraan, dan masih banyak lainnya. Hal ini terdengar sangat menarik, apalagi bagi pengguna yang sering menghabiskan waktu untuk chatting dan berinteraksi di media sosial.

WiFi Aware


Fitur WiFi Aware atau biasa disebut dengan Neighbor Awareness Networking (NAN) memungkinkan perangkat untuk saling terhubung satu sama lain tanpa membutuhkan aplikasi pihak ketiga ataupun access point. Fitur ini sangatlah berguna sebab pengguna dapat mengirim dan menerima data dengan lebih cepat serta lebih praktis.

Peningkatan mayor

Beberapa fitur di atas sebenarnya sudah memberikan pengaruh yang besar terhadap pengalaman komputasi, namun nyatanya Android Oreo lebih dari itu. Android Oreo juga menawarkan pembaruan yang terbukti belum tersedia pada versi Android sebelumnya. Beberapa di antaranya adalah:

Background Limit

Daya tahan baterai jadi sisi yang selalu ditingkatkan oleh Android. Oleh sebab itu, mereka menanamkan fitur bernama Background Limits untuk meminimalisir kebutuhan baterai smartphone.

Kita tahu aplikasi-aplikasi yang berjalan di latar belakang jadi biang kerok borosnya baterai smartphone. Untuk itu dengan adanya fitur ini, aplikasi-aplikasi yang tidak digunakan dalam jangka waktu tertentu akan dibasmi secara otomatis. Sejatinya, fitur ini belum tersedia pada Android Nougat.

Notification option


Notifikasi atau pemberitahuan juga jadi salah satu bagian yang diperhatikan oleh Google. Pada Android Oreo pengguna dapat mengelola notifikasi seperti menunda nontifikasi selama 15 menit, 30 menit, satu jam, atau dua jam. Selain itu, pengguna juga dapat mengelompokkan notifikasi berdasarkan channel tertentu.

Tak hanya itu saja, pengguna juga dapat melakukan quick preview notifikasi dengan cara menahan icon aplikasi. Dengan maksud lain, pengguna tidak akan melewatkan notifikasi yang masuk. Lagi-lagi fitur ini belum ada pada Android Nougat.

Audio option


Android Oreo juga memberikan pembaruan di sisi audio. Pada Android Oreo, pengembang diberikan hak khusus untuk mengelola audio dari setiap aplikasi yang mereka buat.

Tak hanya itu saja, melihat beberapa smartphone mulai meninggalkan jack audio, untuk pertama kalinya Android membekali sistem operasinya dengan Qualcomm apTx, sehingga dapat dipastikan pengguna akan dimanjakan dengan audio Bluetooth berkualitas tinggi.

(sumber: droidlime.com)

CAMERA HUAWEI MATE 10 SAINGI LG V30

Cnnteknologi.net – Bocoran seputar smartphone yang sedang digarap oleh Huawei, yakni Mate 10 semakin menarik untuk terus diikuti. Belum lama ini telah terungkap spesifikasi hardware yang diduga kuat akan dibenamkan oleh Huawei ke dalam smartphone tersebut.


Seperti laporan yang diungkap oleh VentureBeat dan Evan Blass “@evleaks” bahwa salah satu seri Mate 10 memiliki kode penamaan Blanc. Selain itu, mereka juga menyebutkan bahwa smartphone ini akan dibekali dengan chipset Kirin 970.

Bocoran lainnya yang turut diungkapkan adalah terkait dengan layar yang disematkan. Disebutkan smartphone ini akan memiliki layar IPS berukuran 5,99 inci berdesain bezel-less dengan resolusi 2.880 x 1.440 piksel (aspek rasio 18:9).


Guna mendukung kinerja chipset yang disematkan, Blanc juga ditopang dengan RAM 6 GB serta internal storage 64 GB atau 128 GB. Dugaan lainnya, perangkat berbasis Android Oreo dengan antarmuka UMUI 6.0 ini akan memiliki kapasitas baterai terhitung besar, yakni 4.000 mAh.


Tak ketinggalan, bocoran lainnya yang turut diungkap dan tak kalah menarik adalah dukungan kamera yang ada pada smartphone ini. Dikatakan, dual-camera 20 MP+12 MP dengan aperture f/1.6 akan menjadi nilai tambah dari smartphone ini. Aperture yang dimilikinya mirip LG V30.

Blanc dikabarkan akan dijual pada bulan Desember tahun ini. Besar kemungkinan, smartphone ini ini akan dirilis dengan nama resmi Mate 10 Pro. Sedangkan untuk Mate 10 Lite, Evan Blass menegaskan bahwa samrtphone tersebut memiliki kode penamaan Alps.


Sedikit berbeda dengan Blanc (Mate 10 Pro), Alps dikemas dengan bentang layar 5,88 inci dan memiliki resolusi 2.560 x 1.440 piksel. Namun, teknologi layar yang diadopsi sama, yakni IPS LCD. Selain itu, smartphone ini juga hanya dibekali dengan RAM 4 GB dan internal storage 64 GB.

Tak hanya Blanc dan Alps, Huawei juga diduga memiliki Mate 10 seri lainnya dan menurut Evan Blass, smartphone ini memiliki kode penamaan Marcel. Sayangnya, takada  informasi lebih detail mengenai smartphone ini.

Diduga kuat, Marcel diposisikan oleh Huawei sebagai smartphone yang berada di antara Alps dan Blanc. Marcel dan Alps sendiri dipercaya akan mulai dijual pada akhir bulan Oktober setelah Huawei menggelar sebuah acara di Munich, Jerman, pada 16 Oktober 2017 mendatang.

(sumber: droidlime.com)

SAMSUNG GALAXY C8. SMARTPHONE DUAL CAMERA KE 3 SAMSUNG

Cnnteknologi.net – Setelah memperkenalkan Galaxy Note 8 dan Galaxy J7+ yang didukung dengan dual-camera belakang, kini Samsung kembali bersiap-siap untuk merilis satu smartphone baru yang juga didukung dengan dual-camera belakang, yakni Samsung Galaxy C8 di pasar Cina.


Dikemas dengan bentang layar berukuran 5,5 inci Full HD plus teknologi Super AMOLED, Galaxy C8 sudah ditenagai dengan prosesor octa-core, RAM 4 GB serta internal storage berkapasitas 64 GB. Tak ketinggalan, smartphone ini juga sudah dibekali dengan baterai berkapasitas 3.000 mAh.


Seperti sudah disebutkan, Galaxy C8 diperkuat dengan dukungan dual-camera belakang. Adapun komposisi dual-camera yang disematkan adalah 13 MP dengan aperture f/1.7 dan 5 MP dengan aperture f/1.9. Sedangkan kamera depannya adalah 16 MP dengan aperturte f/1.9 plus LED flash.

Tak berbeda dengan kebanyakan smartphone lini Galaxy lainnya, C8 juga sudah dibekali dengan sensor fingerprint untuk keamanannya. Samsung meletakkan sensor fingerprint tersebut pada tombol fisik Home di bagian depan.

Penasaran dengan harga jualnya? Sayangnya pabrikan elektronik asal Korea Selatan tersebut belum mau membocorkan perihal kapan smartphone tersebut akan diperkenalkan secara resmi sekaligus harga jualnya. Galaxy C8 akan tersedia dalam pilihan warna Black, Gold, dan Rose Gold.

(sumber: droidlime.com)

WUJUD XPERIA XZ1 COMPACT DIBALUT DENGAN WARNA PINK

Cnnteknologi.net – Calon smartphone terbaru Sony, yakni Xperia XZ1 yang saat ini masih dalam tahap penggarapan rupanya tak lepas dari obrolan para penggila teknologi. Terbukti, kemarin bocoran gambar smartphone ini telah muncul di internet.


Kabar terbaru, salah seorang leakster ternama Roland Quandt lewat akun Twitter miliknya, @rquandt kembali memperlihatkan wujud sebuah perangkat yang diduga kuat itu adalah Sony Xperia XZ1 Compact.

Memiliki sentuhan desain yang didominasi warna Pink, meskipun lebih cocok terlihat warna Oranye, Xperia XZ1 Compact telah dibekali dengan dukungan masing-masing satu kamera depan dan satu kamera belakang.

Baca: LEI JUN PAMERKAN HASIL JEPRETAN KAMERA MI NOTE 3

Bahasa desain Sony Xperia pun nampak jelas dari bentuknya yang elegan. Bezel kiri dan kanan juga nampak lebih tipis. Sayangnya, bezel atas dan bawah masih cukup besar. Padahal pada bezel bagian bawah, Sony hanya memuat sebuah speaker.

Tepat di sisi kanan perangkat, Sony tetap memuat tombol fisik Volume dan tombol Power (On/Off). Cici khas Sony lainnya yang juga masih disematkan ke dalam XZ1 Compact adalah keberadaan tombol fisik Shutter untuk memotret.


Jack Audio 3,5 mm tetap dimuat dan diposisikan di sisi atas perangkat. Sementara, wadah untuk memuat SIM Card ada di sisi kiri perangkat. Berdasarkan cuitan Roland, Sony Xperia XZ1 Compact juga akan tersedia dalam warna Black, Silver, dan Blue

Baca: SAMSUNG MERELEASE VIDEO TEASER JELANG KEHADIRAN SAMSUNG GALAXY NOTE 8

Beberapa bocoran sebelumnya juga menyebutkan bahwa Xperia XZ1 Compact akan dikemas oleh Sony dengan bentang layar 4,6 inci HD. Sedangkan untuk dapur pacunya, Sony masih memercayakan chipset Snapdragon 835 dan baterai dengan kapasitas 2.800 mAh.

(sumber: droidlime.com)

IPHONE TERBARU AKAN DIJUAL DENGAN HARGA 15 JUTA

Cnnteknologi.net – Seperti sudah diberitakan sebelumnya, Apple kabarnya akan memberikan nama iPhone terbarunya dengan sebutan iPhone X. Dan sebagai penggemar perangkat buatan Apple, tahukah Anda berapa harga yang harus ditebus untuk memiliki iPhone X?


Rumornya, iPhone X versi 512 GB akan dijual dengan harga US$1.199 atau sekitar Rp15 jutaan. Desas-desus harga tersebut terungkap beberapa minggu setelah Samsung merilis Galaxy Note 64 GB yang akan dipasarkan dengan harga US$929,99 atau sekitar Rp12 jutaan.

Menurut survei dari KGI Securities, seperti dilansir dari Phonearena, harga yang dibayar Apple untuk panel OLED Samsung adalah salah satu alasan utama mengapa banderol harga iPhone X terbilang tinggi.

Diperkirakan, Apple perlu menggelontorkan koceknya sebesar US$120 hingga US$130 untuk setiap panel OLED yang diperoleh dari Samsung. Tentu saja, harga tersebut jauh lebih mahal dibandingkan harga layar LCD yang hanya US$45 hingga US$55.


Harga yang begitu mahal juga menjadi alasan bagi Apple untuk mencari pemasok panel OLED lainnya, seperti LG misalnya. Pemasok kedua ini nantinya tidak hanya membantu pasokan layar OLED bagi Apple, tetapi juga memungkinkan untuk menciptakan persaingan harga.

Kabar lainnya menyebutkan, layar OLED dari Samsung rupanya tidak bisa mendukung 3D Touch. Hal ini dikarenakan layar tersebut tidak bisa merespon perbedaan tekanan seperti layar LCD. KGI juga menegaskan, inilah mengapa Apple menyerah untuk menanam Touch ID di bawah layar.

KGI juga menuturkan bahwa layar OLED tidak mampu bekerja optimal saat mencoba membaca sidik jari yang dipindai. Alhasil pada iPhone X, Apple akan mengganti Touch ID dengan sistem pengenal wajah atau 3D face recognition yang menggunakan kamera depan.

Jadi hanya iPhone X yang akan mengadopsi OLED. Untuk seri iPhone lainnya, yakni iPhone 8 dan 8 Plus yang juga akan dirilis pada tahun ini hanya akan menggunakan panel layar LCD. Namun besar kemungkinan, semua seri iPhone di tahun depan akan menggunakan layar OLED.

(sumber: droidlime.com)